Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

E-Parkir Segera Diterapkan di Alun-Alun Kota Batu

KOTA BATU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu mengumumkan bahwa sistem parkir elektronik atau e-parkir akan segera diterapkan di kawasan Alun-Alun Batu. Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan daerah dari sektor parkir yang selama ini dinilai masih dikelola secara konvensional.

Ketua DPRD Kota Batu, M. Didik Subiyanto, menjelaskan bahwa pemasangan gate parkir akan dimulai tahun ini di beberapa titik akses utama menuju Alun-Alun. 

"Kami memastikan e-parkir akan mulai diberlakukan tahun ini, khususnya di kawasan sekitar Alun-Alun Batu. Ini penting agar pengelolaan parkir menjadi lebih tertib dan pendapatan daerah dari sektor ini bisa dimaksimalkan," tuturnya pada Kamis (12/6/2025).

Gate parkir akan dipasang di Jalan Munif dan Jalan Kartini untuk pintu masuk, sedangkan pintu keluar akan diarahkan ke Jalan Gajahmada, tepat di depan Masjid An-Nur Batu. 

Penerapan e-parkir di Pasar Induk Among Tani yang berhasil menjadi acuan untuk sistem serupa di pusat keramaian lainnya.

Kaji Bianto, seorang tokoh penggerak e-parkir dari kalangan legislatif, menyebutkan bahwa sistem gate parkir otomatis terbukti efektif. 

"Setelah dipasang gate parkir di Pasar Induk Among Tani, pendapatan parkir di sana bisa mencapai target bahkan melampaui. Ini membuktikan bahwa sistem elektronik jauh lebih efektif dan transparan," ucapnya.

DPRD juga menyadari bahwa penerapan sistem baru ini membawa dampak bagi juru parkir (jukir) yang selama ini bergantung pada sistem manual. 

"Kami akan membahas lebih lanjut bersama Dinas Perhubungan Kota Batu mengenai nasib jukir. Skemanya masih dikaji, apakah mereka akan dibayar bulanan atau ada pola lain yang lebih sesuai. Intinya, mereka tidak akan ditinggalkan," tegas Kaji Bianto.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah dan mengurangi praktik parkir liar serta pungutan tidak resmi yang sering dikeluhkan masyarakat.

Didik menambahkan, "Sistem ini diyakini dapat mengurangi praktik parkir liar yang kerap dikeluhkan masyarakat."

Dengan Alun-Alun Batu sebagai salah satu destinasi wisata favorit, penerapan sistem parkir berbasis teknologi ini diharapkan membawa efisiensi dan kenyamanan lebih bagi pengunjung dan warga setempat. 

Transformasi menuju kota pintar diharapkan tidak hanya terkait dengan infrastruktur digital tetapi juga perubahan sistem yang lebih baik.

Inovasi yang benar terjadi ketika semua pihak terlibat, termasuk mereka yang bergantung pada sistem lama. Kota Batu sedang bergerak ke arah tersebut.(Gus)*

library_books Agus Susanto / Suasanan Parkir