Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Mahasiswa FIB UB Raih Dua Penghargaan Internasional

KOTA MALANG – Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) kembali menunjukkan prestasi yang membanggakan. Elang Orvala Rony Putra, seorang mahasiswa dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB), berhasil meraih dua penghargaan internasional dalam ajang Indonesian Youth Exclusion Network yang diadakan di Thailand pada 16–20 Juni 2025.

Elang berhasil dinobatkan sebagai Best Speaker dan Best Digital Innovation berkat inovasinya dalam mengembangkan ilmajinasi.id, sebuah platform pendidikan berbasis web yang ditujukan untuk meningkatkan pendidikan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Ajang ini merupakan forum pertukaran pelajar internasional yang mempertemukan inovator muda dari berbagai negara untuk berdiskusi dan mempresentasikan program yang berkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs).

Selama sepuluh hari di Chulalongkorn University, Bangkok, Elang mengikuti serangkaian kegiatan, seperti pitching inovasi, kunjungan kampus, dan presentasi tentang pendidikan, ekonomi, serta kesehatan.

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada fakultas yang memberikan dispensasi khusus untuk mengikuti ajang ini, meskipun bertepatan dengan Ujian Akhir Semester (UAS),” ungkap Elang setelah kembali dari Thailand.

Bersama timnya, Elang menciptakan ilmajinasi.id, sebuah aplikasi yang menggabungkan sains, inklusivitas, dan literasi kreatif. Meskipun masih dalam tahap pengembangan, aplikasi ini telah menarik perhatian dewan juri berkat keunikan dan manfaatnya.

“Platform ini memiliki berbagai fitur unggulan seperti E-Lab, Inclusivity, Game Misi Literlogika, dan konten yang dihasilkan dari QR Code,” jelas Elang.

Fitur E-Lab memungkinkan siswa memahami konsep sains melalui animasi hologram dan video interaktif. Salah satu kontennya menampilkan visualisasi sistem pencernaan manusia yang dapat diakses dengan memindai QR Code.

Fitur Inclusivity menyediakan ruang belajar bahasa isyarat yang inklusif. Materi dalam bentuk video dapat diunduh dan dipelajari secara offline, sehingga mendukung kebutuhan penyandang disabilitas, khususnya tunarungu.

Ada juga Game Literlogika, sebuah permainan edukatif yang dirancang untuk meningkatkan logika dan minat belajar siswa dengan cara yang menyenangkan.

Inovasi ini berawal dari hasil studi lapangan di Jambi, daerah dengan keterbatasan infrastruktur pendidikan. Temuan ini memperkuat komitmen Elang dan tim untuk menciptakan solusi nyata bagi wilayah yang paling membutuhkan perhatian.

Andiko Saputra Johari, dosen dan mentor Elang, memberikan apresiasi terhadap pencapaian mahasiswanya. Ia menilai ilmajinasi.id bukan hanya inovatif, tetapi juga realistis dan aplikatif.

“Platform ini fleksibel dan bisa diakses offline, sangat cocok untuk daerah dengan jaringan terbatas. Saya bangga Elang bisa menyumbangkan solusi konkret untuk masalah pendidikan nasional,” terangnya.

Meski meraih banyak prestasi, Elang tetap rendah hati dan berharap aplikasi ini bisa dikembangkan lebih jauh untuk menjangkau siswa-siswa di daerah 3T. Ia juga membuka kesempatan untuk kolaborasi dengan pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas.

“Prestasi ini mencerminkan munculnya generasi muda yang mampu menghadirkan solusi global untuk persoalan lokal,” tambahnya.

Pengalaman lapangan yang dimiliki Elang menunjukkan bahwa inovasi tidak harus datang dari pusat-pusat kekuasaan, tetapi bisa muncul dari ruang belajar sederhana, asalkan didukung oleh keberanian berpikir dan kepedulian sosial. Untuk Indonesia, ilmajinasi.id adalah benih kecil namun memiliki potensi dampak yang sangat besar.

library_books Arif Rahman Hakim / Humas Ub