Kota Malang - Pada hari Sabtu, 19 Juli 2025, Musyawarah Cabang (Muscab) ke-5 dan pelantikan Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Malang berlangsung di Hotel Aliante. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Ketua HIPMI Kota Malang yang baru terpilih, Hendi Suryo Leksono, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki tiga agenda utama: Muscab ke-5, pelantikan pengurus baru, dan pendidikan serta pelatihan (diklat).
"Ketiga agenda ini menjadi kegiatan pokok dalam setiap periode kepengurusan, yang berlangsung selama tiga tahun," ujar, Hendi.
Pada pelantikan ini, sebanyak 90 pengurus baru dilantik dan terbagi ke dalam 12 bidang kerja. Saat ini, HIPMI Kota Malang memiliki sekitar 270 anggota, termasuk enam perguruan tinggi yang tergabung dalam keanggotaan.
Dengan mengusung tagline "BERANI BERHASIL", HIPMI Kota Malang berkomitmen untuk membangkitkan ekonomi daerah. Hendi menjelaskan bahwa makna dari tagline tersebut mencakup, Bangkitkan usaha kota, Ekspansi jejaring, Reformasi tata kelola organisasi, Hasilkan output lebih bagi anggota, Impak sosial, dan Lahirkan 1.000 pengusaha baru.
Hendi juga menegaskan bahwa masa jabatan kepengurusan di lingkungan perguruan tinggi berbeda, yaitu satu tahun per periode. Terkait program menciptakan 1.000 wirausaha baru, Hendi optimis bahwa inisiatif ini akan membantu membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung di Kota Malang. "Kami harap para pengusaha muda ini dapat saling terhubung dan berkembang bersama," ungkapnya.
Dalam rencana kerjanya, HIPMI akan menjalin sinergi dengan Pemerintah Kota Malang, khususnya dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) serta Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan), untuk mendukung pertumbuhan kewirausahaan dan sektor pangan.
Hendi mengungkapkan bahwa setidaknya ada lima nota kesepahaman yang akan ditandatangani dengan Pemkot, termasuk satu dengan Diskopindag untuk penguatan kewirausahaan.
Selain itu, HIPMI Kota Malang juga akan bekerja sama dengan BPD HIPMI terkait pendanaan startup.
Salah satu program yang akan diluncurkan adalah "HIPMI Freshmart", sebuah proyek kolaborasi dengan Dispangtan yang akan menyalurkan hasil urban farming di Kota Malang ke jaringan usaha anggota HIPMI, seperti restoran dan kafe.
"Produk hasil pertanian, perikanan, dan peternakan dari urban farming akan kita akomodir lewat HIPMI Freshmart," jelas, Hendi.
HIPMI juga berencana untuk menggandeng perbankan, NGO, dan BPD HIPMI Pusat dalam penyediaan akses pendanaan.
Hendi berharap HIPMI dapat menjadi wadah aspirasi bagi pengusaha muda, memperluas sektor kewirausahaan, serta memasukkan ekonomi kreatif sebagai kategori baru dalam dunia usaha.
"Harapan kami, dunia kewirausahaan semakin luas dengan menggandeng influencer, affiliator, serta berbagai kanal kreatif. Ekonomi kreatif juga akan kami dorong sebagai sektor kewirausahaan baru," tutup Hendi.(df)*
HIPMI Kota Malang pengusaha baru pelantikan ekonomi