Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Dunia Pendidikan Dukung UM Berlakukan Mata Pelajaran PMP Bagi Siswa Untuk Bentuk Karakter

Pendidikan - Rencana pemberlakuan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila dinilai sangat baik bagi generasi muda Indonesia menuju Indonesia Emas sangat diperlukan karena Kurikulum tersebut dianggap sebagai fondasi pendidikan karakter siswa. 

Prof. Dr. Sri Untari, M.Si., pakar dari UM, menyatakan bahwa rencana pemberlakuan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila sangat baik di tengah kondisi saat ini untuk membentuk karakter dan mental generasi muda demi mengembalikan marwah pendidikan generasi muda di tengah berbagai tantangan zaman saat ini. 
“Saya mendukung PMP masuk ke dalam kurikulum baru,” ujarnya.
Pada tahun 1975, PMP awalnya dirancang sebagai pendidikan moral karena nilai-nilai dalam sila-sila Pancasila dapat terinternalisasi kepada anak-anak.
Berbeda dengan saat ini, PMP hanya menjadi mata pelajaran yang menitikberatkan pada pengajaran dan pengetahuan semata, sehingga tidak berdampak pada pembentukan pribadi siswa.
Harapannya, pengembalian Pendidikan Moral Pancasila ini bisa menjadi karakter building yang lebih berorientasi pada praktik (doing) atau implementasi dalam kehidupan. 
Mata pelajaran PMP dikembalikan sebagai mata pelajaran, akan banyak catatan yang harus diperhatikan, agar tidak hanya menekankan nilai dan pengajaran saja, tetapi menjadikannya way of life yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.
"PMP sebagai mata pelajaran identitas diri siswa harus dikembalikan, "ungkapnya.
Manan Supriadi, ketua MKKS SMP Swasta Kabupaten Malang mengaku, sangat setuju mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila diberlakukan kembali karena Mapel ini bisa membekali anak -anak materi karakter.

" Karena saat ini banyak degadrasi moral anak dan saat ini sangat relevan dan Kurikulum yang menyenangkan anak, pembelajaran sesuai dengan kebutuhan anak sesuai kondisi saat ini sebagai pedoman hidup, " tegasnya. 
Suntoro, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Negeri Kabupaten Malang menambahkan, bahwa Mata Pelajaran Pendidikan Moral Pancasila sangat bagus, karena disana ada pendidikan karakter dan sejarah bangsa yang sangat relevan di perkenalkan kepada peserta didik sebagai modal atau pegangan hidup siswa. 
"Dibutir butir pancasila intinya sangat relevan karena dibarengi Pengamalan nilai nilai pancasila sebagia pedoman hidup bangsa Indonesia harus diterapkan insyaallah Indonesia emas tercapai, " pungkasnya.(mul)*


library_books Slamet Mulyono