Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Retret Mahasiswa di Gelar oleh UKWK Malang,Tekankan Persatuan dalam Keberagaman Iman

Pendidikan – Unit Aktivitas Kerohanian Mahasiswa (UAM) Kerohanian Universitas Katolik Widya Karya (UKWK) Malang menyelenggarakan retret tahunan bagi mahasiswa baru dengan mengusung tema "Persatuan di Tengah Keberagaman, Kerukunan Dalam Beriman". Kegiatan yang berlangsung selama dua hari (22-23/11/2025) di Pusat Spiritualitas Passionis, Pandanlandung ini diikuti mahasiswa dari berbagai latar belakang agama.

Dr. Agustinus Indradi, M.Pd., Pembina UAM Kerohanian, dalam materi pembuka "Menemukan Diri, Menemukan Arah" menekankan pentingnya self-discovery sebelum menentukan arah hidup. 

"Bedakan bebek dan daun kering di sungai. Bebek bergerak tapi tidak terbawa arus, daun kering bergerak dan terbawa arus. Saat kalian menemukan diri sendiri, kalian akan bergerak tanpa terbawa arus," papar Agustinus dengan metafora yang gamblang.

Setelah sesi pertama, peserta melanjutkan dengan ibadat sesuai agama masing-masing, mencerminkan semangat inklusivitas yang diusung kegiatan ini. Pada sesi kedua, Romo Stefanus Si, Pr. menekankan pentingnya menjaga kerukunan dalam keberagaman.

"Nilai kemanusiaan tidak pernah berubah. Kita harus berusaha hidup rukun dengan orang yang memiliki iman berbeda," tegasnya.

Malam hari diwarnai acara api unggun yang menjadi simbol persatuan dalam keberagaman. Yohanes Rosario Vito Dwi Saputro, Ketua Panitia, berharap retret ini dapat membantu mahasiswa baru menemukan jati diri dan arah hidup. 

"Di kampus dengan beragam latar belakang, mahasiswa diharapkan saling menghargai dan menghormati," ujarnya.

Hari kedua diisi dengan kegiatan outbound yang dirancang untuk memperkuat rasa kebersamaan dan saling percaya. 

Rama, salah satu peserta, mengungkapkan, "Dengan outbound ini, saya merasa betapa pentingnya kebersamaan dan saling percaya."

Jon Erikson, Ketua Umum UAM Kerohanian, menegaskan bahwa retret ini merupakan upaya konkret menumbuhkan toleransi. 

"Kami ingin menciptakan lingkungan kampus yang harmonis meski berbeda-beda latar belakang," pungkasnya.

Kegiatan retret ini tidak hanya menjadi wahana pembentukan karakter individu, tetapi juga bukti komitmen UKWK Malang dalam membangun persaudaraan sejati yang melampaui batas-batas perbedaan.(mul)*

library_books Slamet Mulyono