Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

334 Orang Meninggal dalam Kecelakaan Penerbangan Tahun Lalu

Pada tahun 2023, sebanyak 334 orang kehilangan nyawa akibat kecelakaan dalam penerbangan sipil di seluruh dunia. Angka ini terungkap dari laporan awal yang dikeluarkan oleh Bundesverband der Deutschen Luftverkehrswirtschaft (BDL) atau Asosiasi Penerbangan Jerman. Dari total korban tersebut, tujuh di antaranya adalah orang yang berada di darat, sementara sisanya adalah penumpang dan anggota kru pesawat.

Meski jumlah korban jiwa meningkat, jumlah penumpang yang menggunakan pesawat juga mengalami peningkatan. Menurut BDL, hampir 4,7 miliar orang terbang dengan pesawat pada tahun lalu, meningkat sekitar 50 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

BDL mencatat bahwa jumlah kecelakaan penerbangan mencapai titik terendah pada tahun 2017, namun setelah itu jumlahnya meningkat. Meskipun demikian, jika dilihat dalam jangka panjang, angka kecelakaan cenderung menurun. Joachim Lang, Direktur Utama BDL, menyatakan, "Terbang pada tahun lalu sekitar 53 kali lebih aman dibandingkan tahun 1970-an."

Kecelakaan terparah yang terjadi pada tahun lalu adalah kecelakaan yang melibatkan pesawat Boeing 737-800 milik maskapai Jeju Air dari Korea Selatan. Pesawat tersebut mengalami kecelakaan setelah mendarat di sebuah bandara di Korea Selatan, mengakibatkan 179 orang di dalamnya meninggal dunia. Hanya dua anggota kru yang selamat dari insiden tersebut. Saat ini, penyelidikan terhadap penyebab kecelakaan tersebut masih berlangsung.

library_books Tagesschau