London - Miliarder teknologi Elon Musk, yang dikenal sebagai sekutu dekat Presiden AS yang akan datang, Donald Trump, baru-baru ini menimbulkan kontroversi dengan menuduh Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, tidak menangani masalah "geng grooming" selama masa jabatannya sebagai direktur penuntutan umum.
Starmer menanggapi tuduhan tersebut dengan menyebut Musk dan beberapa anggota Partai Konservatif lainnya telah memperkuat retorika sayap kanan yang berbahaya.
Masalah "geng grooming" ini telah menjadi krisis nasional, di mana Starmer dan pemimpin Partai Konservatif, Kemi Badenoch, terlibat dalam perdebatan sengit di parlemen selama hampir 20 menit mengenai perlunya penyelidikan publik baru terkait penyalahgunaan yang terjadi.
Selama dua dekade terakhir, banyak pria yang berasal dari keturunan Asia dan Muslim telah diadili atas kejahatan seksual berat, termasuk pemerkosaan, dalam beberapa kasus kelompok yang terkenal. Isu ini sering disebut, termasuk oleh pemerintah Inggris, sebagai fenomena "geng grooming".
Topik ini telah banyak diberitakan oleh media sayap kanan dan juga oleh para influencer yang anti-Muslim. Akibatnya, banyak Muslim yang tidak bersalah telah diserang, dipenjara secara salah, dan bahkan dibunuh dalam beberapa tahun terakhir akibat narasi yang menyalahkan Islam dan budaya Pakistan atas skandal penyalahgunaan seksual anak yang mengejutkan.
Narasi tersebut menyatakan bahwa "geng grooming" sebagian besar terdiri dari Muslim dan etnis minoritas, dan mereka menargetkan hampir secara eksklusif gadis-gadis kulit putih Inggris. Narasi ini mengaitkan agama dan budaya imigran dengan kejahatan tersebut dan menyebutkan bahwa tindakan kepolisian dan otoritas lokal sering diabaikan karena "korektif politik" yang menyebabkan ketakutan akan tuduhan rasis.
Namun, sebuah penelitian oleh Middle East Eye telah memeriksa data yang tersedia dan menemukan bahwa narasi tersebut tidak benar. Tidak ada etnis minoritas, termasuk Pakistan, yang terlibat secara tidak proporsional dalam penyalahgunaan seksual, sementara korban penyalahgunaan tidak hanya gadis kulit putih.
Ketakutan akan tuduhan rasis dan kekhawatiran tentang "hubungan ras" memang kadang-kadang berkontribusi pada ketidakaktifan polisi dan politik, tetapi bukan merupakan faktor utama. Meskipun demikian, narasi yang populer ini tidak hanya disebarkan oleh aktivis sayap kanan, tetapi juga semakin menjadi arus utama.
Elon Musk Keir Starmer geng grooming kontroversi Inggris