Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kunjungan Pasien ke RSUD Bangil Naik Signifikan Setelah Pandemi

Setelah pandemi Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil mengalami peningkatan jumlah kunjungan pasien yang signifikan. Pada tahun 2024, jumlah kunjungan pasien rawat jalan mencapai 183.599 kunjungan, meningkat sebesar 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara itu, kunjungan pasien rawat inap juga meningkat 35 persen, dengan total 37.209 kunjungan.

Direktur RSUD Bangil, dr. Arma Roosalina, melalui Sub Koordinator Rawat Inap dan Intensif, dr. Cahyo Aries Witonno, mengungkapkan bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan rumah sakit semakin meningkat. "Alhamdulillah setelah pandemi berakhir, tingkat kepercayaan masyarakat semakin meningkat terhadap layanan RSUD Bangil, baik rawat jalan maupun rawat inap. Naiknya antara 30-35 persen setiap tahunnya," kata dr. Cahyo saat ditemui di RSUD Bangil pada Rabu (15/1/2025).

Peningkatan jumlah kunjungan pasien ini tidak terlepas dari berbagai faktor, salah satunya adalah peningkatan fasilitas dan sarana prasarana di RSUD Bangil. "Warga Kabupaten Pasuruan tidak perlu jauh-jauh membawa keluarga yang tengah sakit ke rumah sakit di luar daerah," imbuhnya.

Salah satu fasilitas terbaru yang diresmikan adalah Graha Anak, sebuah gedung yang khusus dibangun untuk melayani kesehatan anak, baik untuk rawat jalan maupun rawat inap. Hal ini menunjukkan komitmen RSUD Bangil dalam menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik bagi masyarakat.

Selain fasilitas, RSUD Bangil juga terus mengembangkan layanan kesehatan inovatif. dr. Arma Roosalina menjelaskan bahwa layanan inovatif yang ditawarkan sangat banyak dan efektif membantu pasien dengan berbagai permasalahan kesehatan. Beberapa layanan tersebut antara lain adalah Hemodialisa atau cuci darah, serta program Eladalah yang merupakan edukasi layanan kontrol kesehatan secara daring.

RSUD Bangil juga memiliki program Jelita Siaga, di mana rumah sakit menyediakan call center yang bisa dihubungi 24 jam oleh bidan yang membantu ibu bersalin atau bayi baru lahir yang mengalami komplikasi. Dengan berbagai inovasi dan peningkatan fasilitas, RSUD Bangil terus berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat.

library_books Pemkabpasuruan