Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

India Raih Prestasi Teknologi Docking Antariksa

India telah mencatatkan sejarah baru sebagai negara keempat di dunia yang berhasil melakukan docking antariksa, yaitu menggabungkan dua pesawat luar angkasa di orbit. Kesuksesan ini diraih oleh dua satelit dari Organisasi Penelitian Antariksa India (ISRO) yang masing-masing berukuran sebesar lemari es besar.

Menurut ISRO, kedua satelit tersebut berhasil menyatu setelah misi yang sempat ditunda dua kali akibat masalah teknis. Teknologi docking ini sangat penting untuk berbagai operasi di luar angkasa, seperti pemeliharaan satelit, operasi stasiun luar angkasa, dan misi antarplanet.

Astrofisikawan Jayant Murthy menjelaskan kepada kantor berita Reuters bahwa "berbagai misi, seperti pembangunan stasiun luar angkasa, memerlukan perakitan di luar angkasa, yang tidak mungkin dilakukan tanpa docking antariksa." Pernyataan ini menunjukkan betapa pentingnya teknologi ini untuk kelangsungan eksplorasi luar angkasa di masa depan.

Dalam beberapa tahun ke depan, Perdana Menteri India, Narendra Modi, telah mengumumkan rencana untuk membangun stasiun luar angkasa buatan India yang ditargetkan selesai pada tahun 2035. Selain itu, India juga berambisi untuk mengirimkan astronotnya ke bulan pada tahun 2040.

Sebelumnya, teknologi docking antariksa hanya berhasil dilakukan oleh tiga negara, yaitu Uni Soviet, Amerika Serikat, dan China. Program luar angkasa India telah berkembang pesat dalam dekade terakhir, menjadikannya sebagai salah satu bintang yang sedang naik daun dalam teknologi dan eksplorasi luar angkasa.

Dengan pencapaian ini, India menunjukkan kemajuan signifikan dalam bidang teknologi luar angkasa, dan siap untuk lebih banyak misi ambisius di masa depan.

Peluncuran roket ISRO PSLV-C60 membawa dua satelit SpaDeX di Sriharikota, India, 30.12.2024.

library_books Dwnews