Setelah pengumuman kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok Hamas di Jalur Gaza, kini keputusan akhir masih menunggu persetujuan dari kabinet Israel. Menurut laporan media Israel, kabinet dijadwalkan akan berkumpul pada hari Kamis untuk membahas kesepakatan tersebut.
Katar, sebagai negara yang menjadi mediator, telah mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah sepakat mengenai kesepakatan gencatan senjata ini. Gencatan senjata tersebut dijadwalkan akan mulai berlaku pada hari Minggu.
Pengumuman ini disambut dengan kegembiraan di Jalur Gaza. Ribuan orang berkumpul di jalan-jalan untuk merayakan, seperti yang dilaporkan oleh wartawan dari kantor berita AFP dari Deir al-Balah, yang terletak di pusat wilayah Palestina, dan daerah lainnya. Mereka menari, berpelukan, dan mengambil foto-foto untuk mengabadikan momen istimewa ini.
Dari pihak pemerintah Israel, terdapat pernyataan bahwa beberapa poin dalam kesepakatan tersebut masih perlu dijelaskan. Kantor Perdana Menteri Netanyahu menyatakan bahwa "beberapa klausul dalam kerangka kesepakatan masih terbuka". Perdana Menteri Israel juga mengucapkan terima kasih kepada mantan Presiden AS Biden dan Presiden AS yang akan datang, Trump, atas bantuan mereka dalam mencapai kesepakatan ini.
Presiden Israel, Isaac Herzog, menyambut baik kesepakatan ini dan menyebutnya sebagai "langkah yang benar". Ini menandai momen penting dalam upaya menuju perdamaian dan stabilitas di wilayah yang telah lama dilanda konflik.
Gencatan senjata ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi warga Gaza untuk merasakan kehidupan yang lebih tenang dan aman setelah periode ketegangan yang berkepanjangan.
Israel Hamas Waffenruhe Gazastreifen Einigung