Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan sebesar 0,89% pada sesi pertama perdagangan Kamis, 16 Januari 2025, mencapai level 7.142,296. Kenaikan ini didorong oleh kinerja positif di sektor keuangan dan energi.
Sektor keuangan menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan kenaikan 0,96%. Beberapa bank besar mencatatkan pertumbuhan yang mengesankan. Bank Mandiri (BMRI) mengalami kenaikan 3,91%, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik 2,93%, Bank Negara Indonesia (BBNI) meningkat 2,04%, dan Bank Central Asia (BBCA) juga mencatatkan kenaikan 0,26%.
Sementara itu, sektor energi juga berkontribusi positif dengan kenaikan 0,95%, di mana Indika Energy (INDY) naik 5,27%. Sektor infrastruktur pun menunjukkan pertumbuhan sebesar 0,64% dengan Bren mengalami lonjakan 6,06%.
Namun, tidak semua sektor mengalami kenaikan. Sektor barang konsumen non-primer mengalami penurunan -1,05% dengan AMRT turun 2,11%.
Dari sisi global, saham-saham di Wall Street mengalami lonjakan pada hari Rabu waktu setempat. Kenaikan ini didorong oleh laba bank yang kuat dan data inflasi di Amerika Serikat yang lebih lemah dari perkiraan. Hal ini memberikan sentimen positif terhadap pasar saham, termasuk IHSG.
Dengan tren penguatan ini, banyak yang bertanya-tanya kemana arah IHSG selanjutnya. Apakah IHSG akan terus melanjutkan penguatan menuju level 7.200? Rekomendasi untuk saham-saham perbankan dengan kapitalisasi besar yang terus menunjukkan penguatan pasca pemangkasan suku bunga oleh Bank Indonesia juga akan dibahas.
Bagi yang penasaran, pembahasan lebih lanjut dapat disaksikan pada sesi penutupan kedua IDX, yang akan disiarkan langsung sore ini pukul 15:30 WIB di IDX Channel. Juga dapat diakses melalui saluran MNC VISION, MNC PLAY, INDI HOME, FIRST MEDIA, K-VISION, OXYGEN, dan MY REPUBLIK. Siaran juga dapat disaksikan secara streaming di www.idxchannel.com dan aplikasi IDX Channel TV yang tersedia di APPS store.
IHSG sektor keuangan saham Wall Street inflasi