Synthesia, sebuah startup asal Inggris, telah berhasil mengumpulkan dana sebesar $180 juta dalam putaran pendanaan yang dipimpin oleh NEA. Penilaian untuk startup yang berbasis di London ini mencapai lebih dari $2,1 miliar. Synthesia mengambil pendekatan yang berbeda dalam dunia teknologi video dengan fokus membantu perusahaan besar membuat video pelatihan yang menarik untuk karyawan mereka.
Banyak perusahaan besar seperti DuPont, Xerox, dan Spirit Airlines kini menggunakan teknologi avatar dari Synthesia untuk menyampaikan briefing keselamatan dan video pelatihan lainnya. Dengan hanya satu klik, mereka dapat menghasilkan video dalam lebih dari 20 bahasa.
Victor Riparbelli, CEO dan salah satu pendiri Synthesia, menjelaskan bahwa saat ini banyak orang yang mengubah konten teks dan slide menjadi video. "Anda bisa menganggapnya sebagai PowerPoint 2.0 dengan pengguna dan kasus penggunaan yang sama," ujarnya. Dengan cara ini, video pelatihan yang dihasilkan menjadi lebih menarik dan lebih mungkin untuk ditonton oleh karyawan.
Dengan adanya inovasi ini, Synthesia berusaha untuk mengubah cara perusahaan menyampaikan informasi kepada karyawan mereka, menjadikannya lebih interaktif dan mudah dipahami. Pendanaan yang baru saja mereka terima akan digunakan untuk mengembangkan lebih lanjut teknologi ini dan menjangkau lebih banyak perusahaan di seluruh dunia.
Dengan fokus pada video pelatihan, Synthesia menunjukkan bahwa tidak semua teknologi video harus ditujukan untuk hiburan. Ada banyak potensi dalam penggunaan video untuk pendidikan dan pelatihan di dunia korporat, dan Synthesia ingin menjadi pelopor dalam bidang ini.
Synthesia video pelatihan dana perusahaan AI