Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kebakaran Besar di Los Angeles: Kerugian Capai Rp 750 Triliun

Kebakaran besar yang melanda Los Angeles, California, masih terus berlangsung. Api yang berkobar membuat petugas pemadam kebakaran bekerja keras untuk mengendalikan situasi. Banyak masyarakat yang belum bisa merasakan duka akibat bencana ini, karena dampak kerusakan yang ditimbulkan begitu besar.

Seluruh lingkungan di sekitar tampak seperti terkena serangan bom api. Menurut perkiraan dari JPMorgan Chase, kerugian akibat kebakaran ini mencapai lebih dari $50 miliar, atau sekitar Rp 750 triliun. Angka ini menjadikan kebakaran di Los Angeles sebagai yang termahal dalam sejarah Amerika Serikat.

Pertanyaan yang muncul adalah, apakah beberapa dari rasa sakit ini bisa dihindari? Sayangnya, jawabannya adalah ya. Meskipun dunia telah berusaha keras untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, pola cuaca yang ekstrem seperti ini diperkirakan akan semakin sering terjadi. Tempat-tempat yang rentan di seluruh dunia perlu mengambil langkah untuk mengurangi kerentanan mereka.

Di sinilah politik di Los Angeles, California, dan Amerika Serikat mengalami kegagalan. Banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kebakaran ini untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Kebakaran ini menjadi pengingat bahwa kita semua harus lebih waspada terhadap perubahan iklim dan dampak yang ditimbulkannya. Pemerintah dan masyarakat perlu bekerja sama untuk mengatasi masalah ini agar tidak ada lagi korban jiwa atau kerugian yang ditimbulkan oleh bencana alam di masa depan.

library_books Theeconomist