Investasi properti di China mengalami penurunan yang signifikan pada tahun 2024. Biro Statistik Nasional China melaporkan bahwa investasi properti turun sebesar 10,6 persen.
Selain itu, penjualan properti juga tercatat mengalami penurunan yang cukup besar, yaitu 12,9 persen. Penurunan ini terungkap dalam laporan yang dirilis pada Jumat, 17 Januari 2025, oleh Business Recorder.
Dalam sebelas bulan pertama tahun 2024, investasi properti juga sudah menunjukkan penurunan sebesar 10,4 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Hal ini menandakan bahwa tren lesu ini sudah berlangsung cukup lama.
Lebih lanjut, penjualan properti yang dihitung berdasarkan luas lantai juga mengalami penurunan. Pada tahun 2024, penjualan turun 12,9 persen, meskipun penurunan ini sedikit lebih baik dibandingkan dengan 14,3 persen pada periode Januari-November sebelumnya.
Selain itu, jumlah konstruksi baru yang dimulai diukur berdasarkan luas lantai juga mengalami penurunan yang cukup drastis, yaitu 23 persen pada tahun 2024. Angka ini sama dengan penurunan yang terjadi pada sebelas bulan pertama tahun lalu.
Pengembang properti di China juga merasakan dampak dari lesunya investasi ini. Dana yang dihimpun oleh mereka turun sebesar 17,0 persen pada tahun 2024, dibandingkan dengan penurunan 18,0 persen pada periode Januari-November tahun sebelumnya.
Dengan kondisi investasi properti yang diperkirakan akan terus menurun, pemimpin-pemimpin di China terpaksa mengambil langkah-langkah yang lebih agresif untuk membangkitkan kembali sektor ini. Salah satu langkah yang diambil adalah meningkatkan permintaan pada kuartal IV-2024.
Langkah-langkah tersebut antara lain meliputi penurunan suku bunga hipotek, pelonggaran pembatasan pembelian rumah, serta memberikan izin kepada pemerintah daerah untuk membeli rumah yang tidak terjual. Selain itu, persyaratan uang muka juga diturunkan untuk memudahkan pembeli.
Dampak dari berbagai kebijakan tersebut mulai terlihat menjelang akhir tahun. Data dari Biro Statistik menunjukkan bahwa harga rumah di 70 kota besar di China mengalami penurunan pada bulan Desember.
Dengan demikian, kondisi pasar properti di China saat ini menunjukkan tantangan yang cukup besar, dan perlu langkah-langkah strategis untuk mengembalikan kepercayaan investor dan pembeli.
investasi properti China penjualan penurunan statistik