Seorang remaja Palestina berusia 15 tahun dilaporkan tewas akibat penembakan yang terjadi saat penyerbuan oleh pasukan Israel di kota Sebastia, yang terletak di barat laut Nablus, Tepi Barat yang diduduki. Berita ini dilaporkan oleh lembaga berita Wafa.
Menurut informasi dari Palang Merah Palestina (PRCS), remaja tersebut ditembak di bagian dada dengan peluru tajam saat penyerbuan berlangsung. Dia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Kementerian Kesehatan Palestina kemudian mengonfirmasi kematian remaja tersebut.
Wali kota Sebastia juga memberikan keterangan bahwa dalam penyerbuan tersebut, selain remaja yang tewas, banyak warga lainnya mengalami luka-luka akibat tembakan peluru tajam, bom suara, dan gas air mata. Kejadian ini menunjukkan ketegangan yang terus berlangsung di wilayah tersebut, di mana sering terjadi bentrokan antara warga Palestina dan pasukan Israel.
Kota Sebastia merupakan salah satu daerah yang sering menjadi pusat konflik antara kedua pihak. Penyerbuan oleh pasukan Israel sering kali menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di kalangan warga sipil, terutama anak-anak dan remaja. Kejadian ini menambah daftar panjang insiden kekerasan yang terjadi di wilayah yang sudah lama dilanda konflik ini.
Palestina Israel remaja penembakan Sebastia