Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

TikTok Kembali Beroperasi di AS Setelah Janji Trump

Platform media sosial TikTok kini kembali beroperasi di Amerika Serikat setelah Presiden terpilih Donald Trump mengumumkan akan memberikan keleluasaan bagi aplikasi tersebut saat ia menjabat. Hal ini terjadi setelah sebelumnya, TikTok mengalami pemblokiran yang berdampak pada 170 juta pengguna di AS.

Pada hari Minggu, aplikasi yang dimiliki oleh perusahaan Cina tersebut harus menghentikan layanan mereka di AS setelah sebuah undang-undang yang melarang penggunaan aplikasi itu karena alasan keamanan nasional mulai diberlakukan.

Namun, setelah Trump menjanjikan pada hari yang sama untuk menunda pelaksanaan undang-undang tersebut dan memberikan waktu lebih untuk mencapai kesepakatan, TikTok mengumumkan bahwa mereka sedang dalam proses "memulihkan layanan".

TikTok juga mengucapkan terima kasih kepada presiden terpilih atas "memberikan kejelasan dan jaminan yang diperlukan" untuk kelanjutan layanan mereka di negara tersebut.

Dengan kembali beroperasinya TikTok, pengguna di AS dapat kembali menikmati berbagai konten kreatif yang ditawarkan oleh aplikasi tersebut. TikTok dikenal sebagai platform yang memungkinkan pengguna untuk membuat dan berbagi video pendek dengan berbagai efek dan musik.

Keputusan Trump untuk mendukung TikTok juga menunjukkan perubahan sikap terhadap perusahaan teknologi asing yang sebelumnya dianggap berpotensi membahayakan keamanan nasional. Sekarang, banyak yang menunggu langkah selanjutnya dari pemerintah AS terkait regulasi media sosial ini.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang pernyataan Trump mengenai TikTok, silakan akses berita lebih lanjut dari sumber terpercaya.

library_books Bbcnews