Denpasar, Bali – Pada Rabu, 22 Januari 2025, Pj. Gubernur Jawa Timur dan Pj. Bupati Magetan beserta rombongan melakukan kunjungan ke rumah duka di Dukuh Sruwuh, Desa Pragak, Kecamatan Parang. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk dukungan dan belasungkawa kepada keluarga korban bencana tanah longsor yang terjadi di Denpasar, Bali.
Empat warga Magetan menjadi korban dalam peristiwa tersebut, yaitu Dwi Lintang B.S, Didik Setiawan, Sukesno, dan Sarip. Jenazah mereka tiba di Magetan sekitar pukul 10.00 WIB dan disambut oleh warga setempat dengan rasa haru yang mendalam. Jenazah kemudian disemayamkan di pemakaman yang berada di sekitar Dukuh Sruwuh.
Pj. Gubernur Jawa Timur dan Pj. Bupati Magetan tidak hanya memberikan dukungan moral, tetapi juga memberikan santunan berupa sembako dan uang tunai kepada keluarga korban. Dalam kesempatan tersebut, Pj. Gubernur menyampaikan, "Kami dari pemerintah Provinsi Jawa Timur ikut berduka cita dan belasungkawa yang mendalam atas terjadinya bencana ini. Kami juga mengurus semua kebutuhan mulai dari pencarian korban hingga pemulasaran jenazah serta kepulangan jenazah. Kami berkoordinasi dengan pemerintah Provinsi Bali untuk memberikan bantuan sosial baik dari segi administrasi maupun materi, yaitu santunan dana sosial."
Kunjungan ini dihadiri oleh beberapa pejabat lainnya, termasuk Kepala Dinas Sosial Magetan, Kepala BPBD Magetan, Kabag Prokopim, dan Plt. Camat Parang. Mereka semua berkomitmen untuk memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh keluarga korban dan memastikan bahwa semua proses pemulangan jenazah berjalan dengan baik.
Peristiwa tanah longsor di Denpasar telah menimbulkan duka yang mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Pemerintah daerah berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan dukungan dan bantuan kepada mereka yang terkena dampak.
Gubernur Jatim Bupati Magetan rumah duka tanah longsor Denpasar