Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengumumkan bahwa kegiatan belajar siswa akan tetap berlangsung selama bulan Ramadhan 1445 Hijriah atau 2025 Masehi. Meskipun pada minggu pertama Ramadhan siswa akan belajar dari rumah, kegiatan tersebut tetap akan terstruktur dan terkoordinasi oleh para guru.
Abdul Mu'ti menjelaskan bahwa selama belajar di rumah, siswa tidak akan mengalami libur penuh. "Jadi, ini bukan libur penuh," kata Mu'ti. Ia menekankan bahwa meskipun kegiatan dilakukan di rumah, siswa tetap akan melaksanakan aktivitas yang menunjang pembelajaran seperti membaca, menulis, dan kegiatan lain yang mendukung proses belajar mereka.
Selama periode ini, tidak ada pembelajaran daring melalui aplikasi seperti Zoom. Sebagai gantinya, para siswa akan diberikan tugas-tugas berbasis pengalaman yang dapat mereka lakukan di rumah. Ini adalah langkah untuk memastikan bahwa meskipun dalam suasana bulan puasa, kegiatan belajar tetap berjalan dan tidak mengganggu ibadah siswa.
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan bagi siswa untuk tetap belajar dengan cara yang berbeda, sekaligus menghormati bulan suci Ramadhan. Dengan adanya penugasan yang terstruktur, diharapkan siswa tetap dapat mendapatkan pendidikan yang berkualitas meskipun dalam kondisi yang berbeda.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ramadhan pembelajaran sekolah