Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Evaluasi dan Rencana Kerja PPAU Menuju 2025

Jakarta, 21 Januari 2025 – Badan Pengurus Pusat Perhimpunan Purnawirawan Angkatan Udara (BPP PPAU) mengadakan rapat pleno gabungan untuk mengevaluasi kegiatan tahun 2024 dan merencanakan program kerja tahun 2025. Rapat berlangsung di ruang rapat PPAU yang terletak di Jakarta, dan dipimpin oleh Sekretaris Jenderal PPAU, Marsdya TNI (Purn.) Dento Piyono.

Ketua Umum PPAU, Marsekal TNI (Purn.) Yuyu Sutisna, dalam sambutannya menyampaikan evaluasi mengenai program kerja yang telah dilaksanakan pada tahun 2024. Selain itu, ia juga memaparkan rencana strategis untuk tahun 2025. Beberapa fokus utama dalam rencana ini meliputi rotasi dan regenerasi kepengurusan, pengembangan organisasi, penyempurnaan atribut dan seragam, penerbitan buku sejarah, serta perluasan usaha bisnis.

Di dalam rapat tersebut, Ketua Badan Penasehat PPAU, Marsekal TNI (Purn.) Djoko Suyanto, memberikan apresiasi terhadap kemajuan yang telah dicapai. Ia juga memberikan catatan penting mengenai narasi sejarah PPAU yang saat ini sedang disusun. Marsda TNI (Purn.) FX Suyitno juga merefleksikan dinamika PPAU di masa lalu dan mengajak untuk belajar dari pengalaman tersebut. Sementara itu, Marsda TNI (Purn.) Sardjono menekankan pentingnya melakukan kajian strategis untuk memberikan kontribusi yang lebih baik bagi TNI AU.

Marsekal TNI (Purn.) Ida Bagus Putu Dunia, yang menjabat sebagai Kepala Badan Pengawas PPAU, memuji renovasi gedung dan pengembangan bisnis yang dilakukan oleh PPAU. Ia juga menyarankan perlunya pembuatan panduan khusus bagi purnawirawan terkait proses administrasi kematian, agar lebih mudah dipahami dan diikuti.

Di akhir rapat, Ketua Umum PPAU menegaskan bahwa semua saran dan masukan dari para anggota akan ditindaklanjuti untuk memperkuat program kerja di tahun 2025. Rapat ini dihadiri oleh 40 anggota Badan Pengurus Pusat, 10 anggota Badan Pengawas, dan 4 anggota Badan Penasehat, termasuk Marsekal TNI (Purn.) Rilo Pambudi dan Marsekal TNI (Purn.) Herman Prayitno, serta beberapa mantan pejabat tinggi TNI AU lainnya.

Rapat pleno ini menjadi langkah penting bagi PPAU dalam meningkatkan kinerja dan kontribusi mereka di masa yang akan datang.

Sumber: DISPENAU

library_books Militer Udara