Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

NASA Hentikan Program Keberagaman dan Inklusi

NASA, lembaga luar angkasa Amerika Serikat, telah memulai proses penghentian semua program terkait keberagaman, kesetaraan, inklusi, dan aksesibilitas (DEIA). Keputusan ini muncul setelah perintah eksekutif dari Presiden Trump yang menginstruksikan penghentian program-program tersebut.

Pada Rabu lalu, Penjabat Administrator NASA, Janet Petro, mengeluarkan memo yang mengharuskan penutupan segera semua kantor DEIA dan pemutusan kontrak yang berkaitan. Dalam memo tersebut, para karyawan NASA diminta untuk melaporkan setiap upaya untuk menyamarkan program DEIA dengan mengubah deskripsi kontrak atau judul posisi sejak 5 November 2024.

Memo tersebut juga mengingatkan bahwa akan ada "konsekuensi buruk" bagi mereka yang tidak melaporkan pelanggaran dalam waktu 10 hari. Sebaliknya, mereka yang melaporkan pelanggaran dengan tepat waktu akan dijanjikan tidak akan mendapatkan sanksi.

Perubahan ini tidak hanya berdampak pada karyawan, tetapi juga pada program hibah NASA. Program-program ini sedang direvisi untuk menghapus persyaratan rencana inklusi dari proposal penelitian. Selain itu, situs web keberagaman dan inklusi NASA telah ditutup, dan konten DEIA serupa juga dihapus dari platform lain.

Perubahan ini menandai langkah besar bagi NASA, yang diharuskan untuk menyerahkan rencana pengurangan tenaga kerja DEIA mereka sebelum 31 Januari. Dengan demikian, NASA mengikuti langkah sejumlah departemen federal lainnya yang menerapkan tindakan serupa berdasarkan perintah eksekutif yang bertajuk "Mengakhiri Program DEI Pemerintah yang Radikal dan Boros serta Mengutamakan".

library_books Tech