Washington D.C. – Departemen Luar Negeri Amerika Serikat telah mengeluarkan keputusan untuk segera menghentikan semua bantuan luar negeri. Hal ini berarti bahwa program-program bantuan yang sedang berlangsung akan diblokir dan pendanaan baru akan dibekukan. Keputusan ini diambil berdasarkan memo yang diperoleh oleh Reuters.
Tetapi, keputusan tersebut memberikan pengecualian untuk pendanaan militer kepada Israel dan Mesir. Artinya, pasokan senjata ke Tel Aviv tidak akan terganggu. Ini menunjukkan komitmen AS untuk menjaga hubungan pertahanan dengan kedua negara tersebut.
Tindakan drastis ini menyusul arahan dari mantan Presiden Donald Trump untuk melakukan tinjauan selama 90 hari terhadap pengeluaran bantuan luar negeri. Pemerintahan saat ini mengklaim bahwa tujuan dari tinjauan ini adalah untuk meningkatkan efisiensi dan menyesuaikan bantuan dengan tujuan kebijakan luar negeri AS.
Dalam komunikasi internal, Departemen Luar Negeri meminta pejabat senior untuk menghentikan semua kewajiban baru "sejauh yang diizinkan oleh hukum" sampai Menteri Luar Negeri Marco Rubio menyelesaikan tinjauan tersebut.
Keputusan ini berpotensi berdampak besar pada negara-negara yang bergantung pada bantuan AS, yang selama ini menjadi sumber dukungan bagi banyak proyek pembangunan dan kemanusiaan di berbagai belahan dunia.
Departemen Luar Negeri bantuan luar negeri Israel Mesir Trump