Bridgestone Corporation, perusahaan manufaktur asal Jepang, mengumumkan penutupan pabrik ban yang berlokasi di La Vergne, Tennessee, Amerika Serikat. Penutupan ini akan terjadi pada 31 Juli 2025 dan berdampak pada sekitar 700 karyawan yang terancam pemutusan hubungan kerja (PHK).
Pengumuman ini disampaikan pada hari Kamis lalu dan dilansir dari USA Today pada 26 Januari 2025. Dalam pernyataannya, Bridgestone menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari rencana untuk mengoptimalkan jejak bisnis dan memperkuat daya saing mereka di industri komponen otomotif.
Bridgestone juga menambahkan bahwa mereka telah memulai proses pembaruan dan optimasi bisnis di seluruh Amerika Serikat, termasuk di kantor pusat mereka yang terletak di Nashville.
Penutupan pabrik ini diperkirakan akan berdampak pada sektor tim di perusahaan, penjualan, dan operasi di AS. Pabrik di La Vergne sendiri sudah beroperasi selama lebih dari lima dekade.
Sebelumnya, Bridgestone juga telah mengurangi kapasitas pabrik ban di Des Moines, yang menunjukkan bahwa perusahaan ini sedang berupaya untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar.
CEO Bridgestone, Scott Damon, menyatakan bahwa keputusan ini sangat berat. Namun, ia optimis langkah ini akan membuat bisnis perusahaan menjadi lebih efisien. "Keputusan seperti ini tidak mudah karena dampaknya terhadap rekan kerja dan keluarga mereka. Pada saat yang sama, kami mengoptimalkan jejak bisnis kami untuk masa depan," ujar Damon.
Ia menambahkan, "Kami yakin bahwa keputusan ini akan memperkuat bisnis inti kami, memungkinkan kami untuk beroperasi dengan lebih efisien."
Dengan penutupan pabrik ini, banyak karyawan yang akan merasakan dampak langsung dari keputusan tersebut. Masyarakat berharap perusahaan dapat memberikan solusi yang baik bagi para karyawan yang terkena PHK.
Bridgestone pabrik ban PHK Tennessee Jepang