PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) mengumumkan akan memperkuat patroli di jalur perlintasan kereta cepat Jakarta-Bandung. Ini dilakukan untuk menjaga kelancaran perjalanan kereta dan keselamatan penumpang.
Keputusan ini diambil setelah terjadi insiden yang melibatkan seorang Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) yang masuk ke jalur perlintasan kereta cepat pada Rabu, 29 Januari. Insiden ini menyebabkan keberangkatan penumpang tertunda hingga dua jam.
Eva Chairunisa, General Manager Corporate Secretary PT KCIC, mengungkapkan bahwa keselamatan penumpang adalah prioritas utama. "Kami akan terus meningkatkan keamanan dan melakukan patroli secara rutin di sepanjang jalur kereta cepat untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang," ujar Eva.
Patroli yang lebih ketat diharapkan dapat mencegah orang-orang yang tidak bertanggung jawab untuk memasuki jalur kereta. Selain itu, KCIC juga akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan di sekitar area perlintasan kereta.
Kereta cepat Jakarta-Bandung merupakan salah satu proyek transportasi penting yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan mempercepat perjalanan antara kedua kota. Oleh karena itu, menjaga keamanan dan kelancaran perjalanan sangatlah penting bagi PT KCIC.
Dengan langkah-langkah ini, diharapkan penumpang dapat merasa lebih aman dan nyaman saat menggunakan kereta cepat Jakarta-Bandung.
KCIC kereta cepat Jakarta-Bandung ODGJ patroli