Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Salwan Momika Tewas Menjelang Putusan Pengadilan di Swedia

STOCKHOLM - Salwan Momika, seorang kritikus Islam, tewas ditembak di Swedia hanya beberapa jam sebelum dia menerima vonis terkait tindakannya membakar Al-Qur'an. Menurut laporan dari surat kabar Expressen, Momika ditembak di dalam sebuah gedung apartemen yang terletak di selatan Stockholm.

Media Swedia melaporkan bahwa saat kejadian, Momika sedang melakukan siaran langsung di TikTok. Sebuah video yang dilihat oleh Reuters menunjukkan polisi mengambil telepon dan menghentikan siaran langsung yang tampaknya berasal dari akun TikTok Momika.

Lima orang telah ditangkap sehubungan dengan kematian Momika. Dia adalah seorang Kristen asal Irak yang sebelumnya sering membakar salinan Al-Qur'an di depan umum, tindakan yang memicu krisis diplomatik antara Swedia dan beberapa negara Muslim. Di kota Al-Kufa, Irak, sebuah hadiah dibentangkan untuk siapa saja yang dapat menangkapnya, dan pemerintah Baghdad meminta agar dia diekstradisi.

Momika sedang menghadapi tuduhan menghasut kebencian, termasuk "tindak pidana penghasutan terhadap kelompok etnis atau nasional." Vonis dalam kasusnya, yang juga melibatkan terdakwa lain, diharapkan dijatuhkan pada hari Kamis.

Meskipun Swedia mengutuk pembakaran Al-Qur'an pada tahun 2023, tindakan tersebut awalnya dianggap sebagai kebebasan berbicara yang dilindungi. Badan migrasi Swedia pada tahun 2023 berencana untuk mendeportasi Momika karena memberikan informasi palsu dalam aplikasi residensinya, tetapi tidak dapat melakukannya karena dia berisiko mengalami penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi di Irak.

library_books Dwnews