Sejumlah penumpang pesawat diminta untuk lebih berhati-hati dengan power bank mereka sebelum terbang. Hal ini menyusul insiden kebakaran yang diduga disebabkan oleh power bank di pesawat Air Busan yang bersiap untuk terbang dari Korea Selatan ke Hong Kong.
Insiden kebakaran terjadi pada hari Selasa di Gimhae International Airport, yang terletak di bagian selatan Korea Selatan. Pada saat itu, pesawat Airbus A321 sedang bersiap untuk lepas landas. Menurut laporan media setempat, kebakaran diduga dipicu oleh sebuah power bank yang disimpan di dalam kompartemen atas.
Pihak berwenang awalnya melaporkan bahwa tiga orang terluka akibat kebakaran tersebut. Namun, jumlah korban yang terluka kemudian meningkat menjadi tujuh orang. Hingga saat ini, satu orang masih dirawat di rumah sakit, sebagaimana disampaikan oleh Kementerian Transportasi Korea Selatan.
Seluruh penumpang, yang berjumlah 169 orang, serta tujuh awak pesawat berhasil dievakuasi menggunakan seluncur darurat. Evakuasi berlangsung dengan cepat dan aman, mengingat situasi yang membahayakan di dalam pesawat.
Para ahli telah mengingatkan penumpang untuk memastikan bahwa power bank yang mereka bawa berada dalam kondisi baik dan berasal dari merek yang terpercaya. Ini penting untuk menghindari kejadian serupa di masa depan yang dapat membahayakan keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Insiden ini menjadi pengingat bagi semua penumpang pesawat untuk selalu memeriksa barang elektronik mereka sebelum terbang, terutama power bank, yang sering digunakan untuk mengisi daya perangkat saat dalam perjalanan.
power bank kebakaran pesawat Air Busan Hong Kong Korea Selatan