CEO MicroStrategy Prediksi Masa Depan di Tahun 1998
Michael Saylor, CEO MicroStrategy, telah dikenal luas di dunia teknologi terutama setelah bertaruh pada Bitcoin. Namun, 22 tahun sebelum keputusan besar itu, Saylor melakukan wawancara panjang dengan majalah Forbes. Dalam wawancaranya, ia menyebutkan tokoh-tokoh besar seperti Martin Luther King, Ibu Teresa, Winston Churchill, Julius Caesar, dan Abraham Lincoln.
Pada tahun 1998, MicroStrategy menjadi bintang di Wall Street berkat rangkaian perangkat lunak yang mereka luncurkan pada era dot-com. Saat itu, MicroStrategy menghasilkan penjualan sebesar $100 juta. Meski begitu, Saylor memiliki visi yang jauh lebih besar. Ia membayangkan saat di mana teknologi perusahaannya akan digunakan oleh "setiap orang di planet ini."
Saylor yang saat itu berusia 33 tahun tidak dapat melihat krisis yang akan datang pada bulan Maret 2000, yang akan membuat saham MicroStrategy terpuruk dan tidak bergerak selama dua dekade. Meskipun ada tantangan yang dihadapi, visi yang dimiliki Saylor tetap menjadi sorotan dalam dunia bisnis.
Dengan segala pencapaian dan rintangan, perjalanan MicroStrategy di bawah kepemimpinan Saylor menggambarkan bagaimana seorang pemimpin dapat memiliki visi yang berani meskipun tidak selalu berhasil di setiap langkahnya.
Michael Saylor MicroStrategy Bitcoin wawancara prediksi