Dalam serangan terbaru yang dilakukan dalam konflik antara Rusia dan Ukraina, lebih dari dua belas orang dilaporkan tewas akibat serangan bom dan roket. Ini terjadi setelah sebuah roket menghantam sebuah gedung tempat tinggal di Poltawa, Ukraina tengah, yang membuat jumlah korban tewas meningkat menjadi setidaknya dua belas orang.
Di kota Sudscha, yang berada di wilayah Kursk dan dikuasai oleh pasukan Ukraina, laporan dari Staf Umum di Kiev menyebutkan bahwa setidaknya empat orang tewas ketika sebuah bom menjatuh ke sebuah sekolah yang digunakan sebagai tempat penampungan darurat. Selain itu, empat warga lainnya mengalami luka-luka, dan kondisi 84 orang lainnya dinyatakan stabil. Semua korban adalah warga sipil Rusia.
Namun, Kementerian Pertahanan Rusia membantah laporan dari Kiev dan mengatakan bahwa pasukan Ukraina telah secara sengaja menembakkan roket dari wilayah Sumy ke Sudscha. Menurut mereka, gedung tersebut terkena serangan roket Ukraina.
Sementara itu, Angkatan Udara Ukraina membantah semua tuduhan tersebut dan menyajikan bukti berupa sketsa dengan perhitungan trajektori proyektil yang menghantam gedung. Mereka menjelaskan bahwa berdasarkan sudut jatuhnya, proyektil itu hanya bisa berupa bom panduan yang dijatuhkan dari pesawat yang terbang di timur Sudscha.
Informasi yang diberikan oleh kedua pihak dalam konflik ini belum bisa diverifikasi oleh pihak independen, sehingga keakuratan laporan ini masih diragukan.
Ukraina serangan bom roket Poltawa Sudscha Kursk