Jerman telah mencatat kemajuan dalam perlindungan iklim, tetapi masih dianggap belum cukup cepat. Hal ini diungkapkan dalam laporan dua tahun yang disusun oleh Dewan Ahli atas permintaan pemerintah Jerman. Laporan tersebut menunjukkan bahwa dalam tiga tahun terakhir, emisi CO2 di Jerman telah menurun sekitar sebelas persen. Menurut Ketua Dewan Ahli, Profesor Hans-Martin Henning, ini adalah pencapaian yang positif.
Namun, untuk mencapai target pengurangan gas rumah kaca yang ditetapkan, diperlukan upaya lebih dari pemerintah. "Jika kita melanjutkan tren ini ke depan, kita akan melihat bahwa target untuk tahun 2030 tidak akan tercapai," jelas Henning. Ia menambahkan bahwa meskipun penurunan emisi yang cepat terjadi, masih diperlukan pengurangan lebih lanjut agar target tersebut bisa tercapai.
Profesor Henning juga mengakui bahwa penurunan emisi CO2 dalam beberapa tahun terakhir tidak hanya disebabkan oleh kebijakan perlindungan iklim yang aktif, tetapi juga dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi yang lambat.
Henning menyatakan bahwa pemulihan kembali kabinet iklim dengan fungsi koordinasi yang kuat di Kantor Chanselor dapat menjadi pilihan yang menjanjikan dalam menciptakan tanggung jawab keseluruhan pemerintah dalam perlindungan iklim.
Sesuai dengan undang-undang perlindungan iklim yang berlaku, tahun depan pemerintah baru di Jerman diharuskan untuk menyusun program baru yang lebih kuat untuk menggantikan energi fosil dengan energi terbarukan. Ini menjadi langkah penting untuk mencapai sasaran iklim yang lebih ambisius.
perlindungan iklim Jerman emisi CO2 target iklim