Ishiba Shigeru, seorang politisi Jepang, pernah aktif di klub golf saat masih di sekolah menengah. Namun, setelah terjun ke dunia politik, ia meninggalkan olahraga tersebut. Keputusan ini mungkin disesalkan, mengingat pentingnya hubungan antara Jepang dan Amerika Serikat, khususnya dengan presiden mereka yang terkenal sulit diprediksi, Donald Trump.
Salah satu mantan perdana menteri Jepang, Abe Shinzo, dikenal berhasil menjalin hubungan baik dengan Trump melalui permainan golf. Hubungan keduanya menjadi contoh bagi pemimpin dunia lainnya dalam membangun diplomasi. Abe sering dianggap sebagai "whisperer" Trump, yang mampu memahami dan beradaptasi dengan karakter presiden Amerika tersebut.
Namun, Ishiba menghadapi tantangan yang lebih besar dalam membangun hubungan serupa. "Ini akan seperti menikah lagi setelah kehilangan cinta seumur hidup," kata seseorang yang mengetahui hubungan Abe dan Trump. Hal ini menunjukkan betapa sulitnya bagi Ishiba untuk mendekati level kedekatan yang pernah dicapai Abe.
Selain itu, dinamika kekuasaan antara Ishiba dan Trump juga akan berbeda. Meskipun Ishiba tidak lagi bermain golf, masih ada harapan bahwa minat bersama di bidang lain dapat membantu menjaga hubungan antara Jepang dan Amerika tetap erat. Isu-isu seperti perdagangan dan keamanan mungkin menjadi jembatan bagi mereka berdua.
Apakah Ishiba dapat menemukan cara untuk mendekati Trump dan membangun hubungan yang kuat? Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan ini. Namun, tantangan untuk menjalin hubungan yang baik dengan Amerika Serikat tetap menjadi salah satu tugas penting bagi pemimpin Jepang yang baru.
Ishiba Shigeru hubungan Jepang-Amerika golf Donald Trump politik