New Delhi - Partai Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin oleh Perdana Menteri India, Narendra Modi, berhasil merebut kembali kekuasaan di New Delhi setelah 27 tahun. Dalam pemilihan yang berlangsung, BJP berhasil meraih lebih dari 45 kursi dari total 70 kursi di majelis daerah, mengungguli Partai Aam Aadmi (AAP) yang hanya mendapatkan 22 kursi.
BJP sebelumnya kalah dalam pemilu nasional tahun 2024, di mana mereka tidak berhasil mendapatkan mayoritas. Kemenangan ini menjadi angin segar bagi Modi dan partainya, terutama di ibu kota India yang dihuni sekitar 20 juta penduduk. Modi menyatakan di media sosial bahwa partainya akan berkomitmen untuk mengembangkan Delhi dan meningkatkan kualitas hidup warganya. "Kami akan meninggalkan batu yang tidak terbalik dalam upaya membangun Delhi," tulis Modi di platform media sosial X.
Sementara itu, pemimpin AAP, Arvind Kejriwal, mengeluarkan pernyataan bahwa partainya menerima hasil pemilu dengan penuh kerendahan hati. "Kami akan tidak hanya berperan sebagai oposisi yang konstruktif, tetapi juga akan tetap dekat dengan masyarakat dan terus melayani mereka," katanya.
Kemenangan BJP ini menunjukkan dukungan yang kuat dari rakyat Delhi, dan diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi perkembangan kota tersebut. Dengan situasi politik yang semakin dinamis, banyak yang menantikan langkah-langkah yang akan diambil oleh pemerintah baru ini.
BJP Delhi Arvind Kejriwal pemilu Modi