Jakarta, 4 Februari 2025 - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Mercy Christy Barends, menekankan pentingnya menjaga anggaran Kementerian Kebudayaan. Dalam Rapat Komisi X DPR RI, ia menyatakan bahwa efisiensi anggaran sebesar 58 persen menunjukkan sikap pemerintah yang kurang mendukung kebudayaan dan peradaban bangsa.
Mercy mengingatkan, jika pemotongan anggaran untuk Kementerian Kebudayaan terus berlanjut, Indonesia berisiko mengalami keruntuhan dalam bidang kebudayaan dan peradaban. "Kita tidak boleh menganggap remeh masalah ini. Kebudayaan adalah jati diri bangsa," tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program-program yang berhubungan dengan kebudayaan tidak seharusnya hanya dipandang sebagai urusan selebrasi atau sekedar distribusi perlengkapan seni. "Kebudayaan seharusnya menjadi bagian penting dari pembangunan bangsa kita," ujarnya.
Rapat tersebut melibatkan Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, yang hadir untuk memberikan penjelasan mengenai rencana anggaran kementeriannya. Mercy berharap, pemerintah bisa lebih menghargai dan mendukung pengembangan kebudayaan di Indonesia.
Dengan pernyataan ini, Mercy Christy Barends menyerukan kepada semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan kebudayaan Indonesia agar tidak pudar di tengah modernisasi dan perubahan zaman.
Dalam konteks ini, penting untuk diingat bahwa kebudayaan bukan hanya warisan masa lalu, tetapi juga merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari yang harus terus dipelihara dan dikembangkan.
DPR PDI Perjuangan Mercy Christy Barends anggaran kebudayaan