Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan yang signifikan, mencapai level 6.742 pada akhir pekan ini. Penurunan ini mencatatkan IHSG anjlok lebih dari 5 persen dalam waktu satu minggu.
Penurunan IHSG berdampak pada nilai kapitalisasi pasar atau market cap, yang kini berada di angka Rp11.595 triliun. Sebelumnya, pada akhir pekan lalu, market cap tercatat sebesar Rp12.319 triliun. Hal ini menunjukkan bahwa banyak investor yang mulai menjual saham mereka.
Dalam sepekan terakhir, investor asing juga melanjutkan aksi jual bersih di pasar reguler, dengan total penjualan mencapai Rp3 triliun. Aksi jual ini menunjukkan ketidakpastian di pasar saham, yang membuat banyak investor memilih untuk menarik dananya.
Salah satu faktor yang menekan indeks IHSG di akhir pekan adalah pengumuman dari MSCI Global Standard Indexes pada tanggal 7 Februari 2025. MSCI mengumumkan bahwa tiga emiten yang dimiliki oleh konglomerat Prajogo Pangestu, yaitu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO), tidak dimasukkan dalam MSCI Indonesia Investable Market Index.
Akibat pengumuman ini, ketiga saham tersebut mengalami penurunan harga yang cukup drastis, dengan jatuh antara 19% hingga 25% hanya dalam satu hari. Penurunan ini tentu saja menjadi perhatian bagi para investor, terutama mereka yang memiliki saham dari emiten tersebut.
Dengan kondisi pasar yang tidak stabil ini, banyak pihak berharap agar IHSG dapat segera pulih dan kembali menunjukkan pertumbuhan yang positif. Investor diharapkan dapat lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi di masa mendatang.
IHSG kapitalisasi pasar investor asing MSCI saham