Polri Rekrut Anggota dari Santri dan Hafiz Alquran
Pada tahun 2021, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meluncurkan program rekrutmen anggota baru melalui jalur santri dan hafiz Alquran. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dan moral para calon anggota kepolisian.
Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Dedi Prasetyo, menjelaskan bahwa pondok pesantren (ponpes) memiliki metode pendidikan yang sangat baik, terutama dalam hal disiplin. "Santri pondok pesantren terbiasa dengan disiplin yang ketat, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk mengikuti perintah dan prosedur dengan baik," katanya dalam keterangan tertulis pada Minggu, 9 Februari 2025.
Menurut Dedi, rekrutmen ini diharapkan dapat menghasilkan calon anggota kepolisian yang tidak hanya disiplin tetapi juga memiliki moral yang baik. Keuntungan dari merekrut polisi dari pondok pesantren adalah pendidikan karakter yang kuat yang diajarkan di sana. Para santri diharapkan dapat mengadopsi nilai-nilai moral dan etika yang baik dari pendidikan mereka.
Selain itu, Dedi juga menambahkan bahwa kebiasaan sederhana yang dijalani oleh para santri selama menuntut ilmu di pesantren membuat mereka lebih mudah beradaptasi ketika mereka bergabung dengan Korps Bhayangkara. "Santri pondok pesantren biasanya terbiasa dengan lingkungan yang sederhana dan terbatas, sehingga mereka memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan situasi yang baru," ujarnya.
Program ini menunjukkan komitmen Polri untuk mencari calon anggota yang tidak hanya memenuhi syarat fisik tetapi juga memiliki karakter yang baik. Dengan demikian, diharapkan akan tercipta kepolisian yang lebih disiplin dan berintegritas.
Polri rekrutmen santri hafiz Alquran kedisiplinan