Obat GLP-1, yang biasanya digunakan untuk mengobati diabetes dan membantu menurunkan berat badan, ternyata juga dapat berpengaruh pada libido atau dorongan seksual. Temuan ini menjadi perhatian banyak orang, termasuk Shane Desmond, seorang pria berusia 51 tahun yang baru saja mulai mengonsumsi Wegovy, salah satu jenis obat GLP-1, di awal Januari.
Shane melaporkan bahwa ia telah kehilangan sekitar 8 kilogram dan merasakan perubahan positif dalam kehidupan seksnya. "Saya cukup terkejut," ungkap Shane, yang biasanya mengalami penurunan libido saat musim dingin. Menurutnya, ada "beberapa peningkatan" dalam kehidupan intimnya dengan suaminya.
Penurunan berat badan bisa memengaruhi kepercayaan diri seseorang, sehingga mereka merasa lebih nyaman untuk mencoba posisi yang sebelumnya mereka anggap sulit. Namun, ada juga penelitian yang menunjukkan bahwa obat GLP-1 mungkin tidak selalu memberikan efek positif pada semua orang.
Sebuah studi yang dipublikasikan pada Mei 2024 menemukan bahwa pria dengan obesitas yang mengonsumsi semaglutide, bahan aktif dalam Ozempic dan Wegovy, justru memiliki risiko lebih tinggi mengalami disfungsi ereksi dibandingkan pria obesitas yang tidak mengonsumsi obat tersebut.
Penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun GLP-1 dapat membantu menurunkan berat badan dan mungkin meningkatkan libido, efeknya pada kesehatan seksual sangat kompleks dan belum sepenuhnya dipahami.
Para peneliti terus melakukan studi lebih lanjut untuk memahami bagaimana GLP-1 mempengaruhi fungsi seksual dan dorongan seksual. Kita harus menunggu hasil dari penelitian yang lebih besar untuk mendapatkan gambaran yang lebih jelas tentang hubungan antara obat ini, berat badan, dan kesehatan seksual.
Dengan banyaknya informasi yang beredar, penting bagi setiap individu untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai pengobatan dengan GLP-1 atau obat lainnya.
GLP-1 libido diabetes obesitas kesehatan seksual