Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Hacker Bocorkan 8.500 File dari Perusahaan Kebijakan Polisi

Sebuah kelompok yang menyebut diri mereka "the puppygirl hacker polycule" baru saja membocorkan lebih dari 8.500 file dari Lexipol, sebuah perusahaan yang berbasis di Texas. Lexipol menyediakan manual kebijakan dan materi pelatihan untuk sekitar 8.500 lembaga penegak hukum di seluruh Amerika Serikat.

Data yang bocor ini mencakup manual pelatihan, dokumen prosedural, serta catatan pelanggan. Dalam catatan tersebut terdapat informasi penting seperti nama, informasi lembaga, kata sandi yang telah di-hash, alamat fisik, dan detail kontak. Berbagai topik sensitif juga tercakup dalam file-file ini, mulai dari protokol penggunaan kekuatan hingga aturan tentang informan rahasia dan pengejaran kecepatan tinggi.

Lexipol didirikan pada tahun 2003 oleh dua mantan petugas polisi dan telah menghadapi kritik dari kelompok-kelompok pembela kebebasan sipil. ACLU (American Civil Liberties Union) sebelumnya telah menantang kebijakan perusahaan ini, terutama mengenai profil rasial dan hak-hak imigran.

Kelompok hacker tersebut memberikan seluruh dataset kepada DDoSecrets, sebuah kolektif jurnalisme nirlaba. Mereka menyatakan bahwa kebocoran ini dilakukan karena kekhawatiran terhadap pengaruh besar Lexipol terhadap kebijakan kepolisian di Amerika Serikat. Kebocoran ini menimbulkan pertanyaan serius tentang transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum.

library_books Tech