DRESDEN – Sekitar 10.000 orang berkumpul di kota Dresden, Jerman, untuk membentuk sebuah rantai manusia sebagai bentuk dukungan untuk perdamaian dan demokrasi. Aksi ini diadakan pada tanggal 13 Februari 2025, bertepatan dengan peringatan 80 tahun serangan bom oleh sekutu pada Perang Dunia II. Para peserta saling bergandeng tangan di Altstadt (Kota Tua) selama beberapa menit, sebagai simbol persatuan dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Di antara peserta aksi adalah Pangeran Edward, Duke of Kent, yang berusia 89 tahun. Ia merupakan sepupu dari Ratu Elizabeth II yang meninggal dunia pada tahun 2022. Pangeran Edward turut hadir dalam acara peringatan di balai kota Dresden dan menyerukan pentingnya rekonsiliasi antara Inggris dan kota tersebut. "Ini adalah harapan saya untuk menyembuhkan luka-luka akibat perang dan mempromosikan perdamaian," ungkapnya.
Serangan bom yang terjadi antara tanggal 13 hingga 15 Februari 1945 oleh angkatan udara Inggris dan Amerika Serikat mengakibatkan kehancuran besar di kota Dresden. Sekitar 25.000 orang meninggal dunia akibat serangan tersebut, yang membuatnya menjadi salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah kota itu. Setiap tahun, masyarakat Dresden memperingati tanggal 13 Februari sebagai hari berkabung untuk mengenang para korban.
Aksi ini tidak hanya menjadi momen untuk mengenang masa lalu, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya menjaga perdamaian di masa kini dan masa depan. Rantai manusia ini menunjukkan komitmen warga Dresden untuk terus berjuang demi demokrasi dan harmoni antar bangsa.
Dresden perdamaian demokrasi peringatan sejarah