Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

PT Indofarma Global Medika Dinyatakan Pailit

Jakarta, 15 Februari 2025 – PT Indofarma (Persero) Tbk, emiten farmasi yang dimiliki oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), mengumumkan bahwa anak usahanya, PT Indofarma Global Medika (IGM), telah resmi dinyatakan pailit. Hal ini sesuai dengan putusan dari Majelis Hakim Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut Direktur Utama Indofarma, Yeliandriani, keputusan pailit ini tercantum dalam Putusan No. 144/Pdt.Sus-PKPU/2024/PN.Niaga.Jkt.Pst yang dikeluarkan pada tanggal 10 Februari 2025. Dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 14 Februari 2025, Yeliandriani menjelaskan bahwa perusahaan belum menentukan langkah selanjutnya setelah keputusan pailit ini.

"Namun, kami mengakui bahwa keputusan pailit IGM ini berdampak bagi perseroan. Kami memiliki piutang sebesar Rp495,98 miliar kepada IGM. Jika IGM dinyatakan pailit, maka penyelesaian piutang tersebut akan mengikuti mekanisme yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang kepailitan," ujarnya.

Lebih lanjut, Yeliandriani menambahkan bahwa kepailitan IGM juga menyebabkan Indofarma kehilangan penyertaan senilai Rp132,46 miliar. Ini berarti bahwa Indofarma tidak akan dapat mengambil kembali dana yang sudah diinvestasikan di IGM akibat status pailit perusahaan tersebut.

Kepailitan IGM menjadi perhatian besar bagi Indofarma dan para pemangku kepentingan lainnya. Pengumuman ini juga mengingatkan kita akan pentingnya manajemen risiko dalam dunia bisnis, terutama dalam industri farmasi yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat.

Perusahaan kini harus berpikir strategis untuk mengatasi dampak dari keputusan pailit ini dan merumuskan langkah-langkah yang tepat untuk kelangsungan usaha di masa depan.

library_books Idx Channel