Wakil Gubernur Jakarta yang baru terpilih, Rano Karno, menyatakan bahwa program kampanye Pramono-Rano di Pilkada 2024 tidak akan terganggu meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran. Rano mengungkapkan hal ini setelah menjalani pemeriksaan kesehatan di Kementerian Dalam Negeri pada Minggu, 17 Februari 2025.
Rano, yang akrab disapa Si Doel, menjelaskan bahwa Jakarta merupakan provinsi yang mandiri dan memiliki Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang cukup untuk menjalankan berbagai program. "Secara APBD Jakarta itu sebetulnya mandiri, sangat bisa untuk hidup mandiri," ungkapnya.
Dia juga menambahkan bahwa efisiensi anggaran yang diatur oleh Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 mengenai Efisiensi Belanja tidak akan mengganggu program-program yang telah direncanakan untuk kampanyenya di Pilkada. Rano menjelaskan bahwa berdasarkan laporan dari Tim Transisi, efisiensi yang dapat dilakukan di Jakarta mencapai sekitar Rp38 miliar.
Jumlah tersebut, menurut Rano, tidak terlalu besar dan masih memungkinkan untuk menjalankan program-program yang sudah disusun. Rano Karno yakin dengan adanya efisiensi ini, semua rencana yang telah ditetapkan dapat tetap berjalan dengan baik.
Dengan pernyataan ini, Rano Karno berharap agar masyarakat Jakarta tidak perlu khawatir mengenai kelangsungan program-program yang ada, terutama menjelang Pilkada yang akan datang.
Rano Karno, yang juga dikenal sebagai aktor dan seniman, berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi Jakarta. Ia berharap semua pihak dapat mendukung program-program yang akan dilaksanakan demi kemajuan ibu kota.
Rano Karno Jakarta Pilkada 2024 efisiensi anggaran