Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kekurangan Tempat Berlindung di Gaza Setelah Gencatan Senjata

Setelah gencatan senjata antara Israel dan Hamas, banyak warga Palestina yang kembali ke utara Gaza kini menghadapi masalah serius. Mereka kesulitan menemukan tempat berlindung dari dingin dan hujan yang datang di musim dingin ini.

Sebagian besar dari mereka kembali ke rumah yang telah hancur, dan terpaksa tidur di tempat perlindungan darurat yang tidak memadai. Dalam seminggu terakhir, daerah tersebut dilanda hujan deras dan angin kencang, yang semakin memperburuk keadaan.

Linda Jarour, seorang ibu berusia 45 tahun, mengalami kejadian menegangkan saat tidur di tenda milik tetangganya di dekat reruntuhan rumahnya di Jabalia. Atap tenda tersebut ambruk akibat hujan deras dan angin kencang. "Saya pikir itu adalah serangan udara Israel," kata Linda kepada Middle East Eye. "Itu jatuh dekat saya dan suami saya."

Kekecewaan Linda semakin dalam ketika ia menerima kabar dari seorang kerabat bahwa rumahnya telah hancur oleh serangan udara Israel. "Rumah saya besar dan indah. Itu seperti surga bagi kami," ungkapnya. "Sejak hari itu, suami saya mulai menderita diabetes, dan saya mendapati tekanan darah saya sangat tinggi."

Menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Gaza, lebih dari 250.000 rumah telah hancur atau rusak parah akibat serangan Israel selama 15 bulan terakhir, yang mengakibatkan lebih dari 48.000 orang Palestina tewas.

Sementara itu, otoritas Palestina di Gaza menuduh Israel terus menghalangi masuknya bantuan, termasuk tenda dan tempat berlindung, yang merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata. Hal ini menambah kesulitan yang sudah dihadapi oleh warga Gaza yang berusaha membangun kembali hidup mereka setelah konflik yang berkepanjangan.

library_books Middleeasteye