Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

OJK Catat Pertumbuhan Investor Muda di Pasar Modal

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berusaha meningkatkan jumlah investor di pasar modal Indonesia. Dalam sebuah acara Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2025 yang diadakan di Provinsi Sumatera Barat, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Inarno Djajadi, menyampaikan bahwa mayoritas investor saat ini berasal dari kalangan muda.

Berdasarkan data yang dirilis oleh OJK, sebanyak 54,83 persen dari total investor berusia di bawah 30 tahun. Data ini menunjukkan bahwa anak muda semakin tertarik untuk berinvestasi di pasar modal. Pertumbuhan jumlah investor juga mengalami peningkatan yang signifikan. Hingga tanggal 13 Februari 2025, total jumlah investor mencapai 15,3 juta, meningkat sebesar 3,2 persen dibandingkan dengan jumlah investor pada akhir tahun 2024.

Inarno Djajadi menambahkan, "Pertumbuhan investor mengalami peningkatan yang luar biasa. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap pentingnya investasi semakin meningkat. Investasi di pasar modal dapat menjadi salah satu cara untuk meraih tujuan finansial di masa depan."

OJK terus berkomitmen untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pasar modal agar lebih banyak orang, terutama generasi muda, yang terlibat dalam kegiatan investasi. Dengan adanya program-program edukasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami lebih baik mengenai risiko dan manfaat dari berinvestasi.

Diharapkan, dengan semakin banyaknya investor muda yang berpartisipasi, pasar modal Indonesia akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian negara.

library_books Idx Channel