Arturo Elizondo, seorang inovator muda yang pernah terpilih dalam daftar Under 30 Science tahun 2020, telah menciptakan solusi untuk mengatasi peningkatan biaya telur tradisional. Ia adalah pendiri The Every Company, sebuah perusahaan yang telah berfokus pada pengembangan protein telur sejak tahun 2014, tanpa menggunakan telur asli sama sekali.
Di tengah banyaknya pesaing yang mencoba menggantikan makanan seperti burger juicy atau bacon renyah dengan alternatif berbasis kedelai, Elizondo memilih untuk memproduksi protein yang sama dengan yang ada dalam telur. Tujuannya adalah untuk menjadikan protein tersebut sebagai bahan tambahan dalam produk makanan, bukan sebagai hidangan utama. Contohnya termasuk mayones, kue, dan patty burger, di mana protein ini bisa digunakan tanpa terlihat.
Proyek inovatif ini didukung oleh dana sebesar 240 juta dolar AS dari perusahaan modal ventura seperti Bloom8 dan McWin, serta dukungan dari aktris terkenal Anne Hathaway. Dana yang cukup besar ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap potensi produk yang dikembangkan oleh Elizondo.
Dengan adanya inovasi ini, diharapkan dapat menjadi solusi yang lebih ramah lingkungan dan efisien dalam produksi makanan, terutama dengan meningkatnya permintaan akan produk protein yang lebih berkelanjutan. Elizondo dan timnya terus berupaya untuk mengembangkan produk yang tidak hanya lezat, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan.
Arturo Elizondo protein telur inovasi makanan The Every Company