Jakarta, 19 Februari 2025 - Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, memberikan apresiasi terhadap peran Badan Pengelola Dana Perkebunan Sawit (BPDP) dalam mendanai program biodiesel. Menurutnya, program ini sangat penting dan strategis untuk Indonesia.
Dalam keterangannya, Misbakhun menyatakan bahwa pengembangan biodiesel dapat membantu mengurangi ketergantungan Indonesia pada impor bahan bakar minyak (BBM) fosil. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan juga menekan permintaan valuta asing. "Pengembangan biodiesel mengurangi ketergantungan pada impor BBM fosil, menjaga stabilitas nilai tukar, dan menekan permintaan valas," ujarnya.
Namun demikian, Misbakhun yang juga merupakan Ketua DPP Golkar, meminta penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme pendanaan untuk biodiesel. Ia ingin mengetahui pihak mana yang berwenang untuk menetapkan alokasi dana tersebut, agar program ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Dengan dukungan BPDP, diharapkan program biodiesel ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi perekonomian Indonesia dan menciptakan energi yang lebih ramah lingkungan.
Program biodiesel merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi emisi karbon dan mendukung penggunaan energi terbarukan. Biodiesel sendiri adalah bahan bakar yang berasal dari sumber-sumber nabati dan dapat membantu mengurangi dampak negatif dari penggunaan BBM fosil.
Melalui langkah-langkah ini, diharapkan Indonesia bisa lebih mandiri dalam energi dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
DPR BPDP biodiesel Misbakhun Golkar