Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Kasus Chimerism Menarik Perhatian Ilmuwan Forensik

Chris Long, seorang pekerja IT di Departemen Sheriff Washoe County, Nevada, baru-baru ini menemukan kasus luar biasa yang disebut chimerism setelah menjalani transplantasi sumsum tulang. Setelah pengobatan untuk leukemia mieloid akut, tes menunjukkan bahwa DNA donor telah sepenuhnya menggantikan DNA Chris di darah dan sperma, sementara DNA aslinya hanya tersisa di rambut di dada dan kepala.

Kasus unik ini memiliki dampak besar bagi ilmu forensik. Chris kini menjadi apa yang dikenal para ilmuwan sebagai seorang chimera, yaitu seseorang dengan dua profil genetik yang berbeda.

Penemuan ini sudah memengaruhi penyelidikan kriminal. Dalam kasus di Alaska pada tahun 2004, bukti DNA dari lokasi kejahatan cocok dengan seorang pria yang sedang dipenjara pada saat itu. Ternyata, DNA tersebut milik saudara donor sumsum tulangnya, yang kemudian dihukum bersalah.

Kasus ini menunjukkan bagaimana prosedur medis modern dapat menciptakan tantangan tak terduga untuk identifikasi berbasis DNA, mendorong ilmuwan forensik untuk mempertimbangkan kembali pendekatan mereka terhadap bukti DNA.

Fakta menarik: Ada juga kasus di mana donor sumsum tulang mengalami skizofrenia, dan pasien transplantasi mengembangkan gejala skizofrenia setelah prosedur. Sebaliknya, ada juga kasus di mana gejala skizofrenia menghilang setelah menerima transplantasi sumsum tulang. Oleh karena itu, kondisi kesehatan mental seperti skizofrenia, gangguan skizoafektif, atau gangguan delusi akan mencegah seseorang untuk mendonorkan sel punca darah.

library_books Tech