TNI Angkatan Udara baru-baru ini menerima hibah tanah yang sangat penting untuk memperkuat wilayah pertahanan udaranya. Hibah tersebut terdiri dari tanah seluas 6.000 meter persegi yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan tanah seluas 3.035 meter persegi dari Pemerintah Kabupaten Lembata.
Penyerahan naskah perjanjian hibah tanah berlangsung di VIP Room Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) El Tari, Kupang, pada Selasa, 25 Februari 2025. Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono, S.E., M.M. menerima hibah tersebut dari Sekretaris Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur, Umbu Ngadu Ndamu, S.H., M.Si.
Tanah yang terletak di Desa Padadita, Kelurahan Prailiun, Kecamatan Kambera, Kabupaten Sumba Timur, akan digunakan oleh TNI AU untuk mendukung pelaksanaan tugas Lanud El Tari. Hal ini juga sejalan dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2019 dan Peraturan Pemerintah nomor 68 tahun 2014 yang mengatur tentang wilayah pertahanan.
Kegiatan dilanjutkan dengan paparan komando dari Komandan Lanud El Tari, Marsma TNI Djoko Hadipurwanto, S.E., M.M. di Ruang Rapat Mako Lanud El Tari. Dalam paparan tersebut, dibahas pencapaian serta tantangan yang dihadapi oleh Lanud El Tari.
Sementara itu, Ketua Umum PIA Ardhya Garini, Ny. Isa M. Tonny Harjono, juga melakukan kunjungan ke Posyandu, Kantor PIA Ardhya Garini Cabang 14/D.II, dan SMP Angkasa. Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan tali asih kepada Anggota Binaan Kesehatan (ABK), tenaga kesehatan, anggota PIA Ardhya Garini yang sedang sakit, kader Posyandu, dan ibu hamil.
Acara penyerahan naskah perjanjian hibah tanah dihadiri oleh berbagai pejabat penting, termasuk Pangkoopsudnas Marsdya TNI Ir. Tedi Rizalihadi S., M.M., Irjenau, para Asisten Kasau, Pangkoopsud II, serta para Kepala Dinas di jajaran Mabesau, dan pejabat dari Pemkab Sumba Timur dan Pemkab Lembata.
Sebagai penutup, TNI Angkatan Udara mengingatkan bahwa mereka selalu "Jauh di Langit Dekat di Hati".
TNI AU hibah tanah Sumba Timur Lembata pertahanan udara