Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Prabowo Belajar dari Dua Mantan Presiden Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa ia sedang mempelajari pengalaman kepemimpinan dari dua mantan presiden Indonesia, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi). Dalam pidatonya pada Kongres VI Partai Demokrat yang berlangsung di Jakarta, Prabowo menjelaskan bahwa kedua mantan presiden tersebut telah memimpin selama 10 tahun masing-masing, sehingga total pengalaman kepemimpinan yang dapat dipelajarinya adalah 20 tahun.

Prabowo memberikan penjelasan ini di hadapan peserta kongres, termasuk SBY yang hadir. Ia menekankan bahwa tidak ada campur tangan dari SBY saat dirinya meminta nasihat. "Jangan ada pikiran ih cawe-cawe lah, apa enggak ada. Saya minta dicawe-cawe, saya datang ke Pak SBY minta masukan. Benar Pak SBY? Bapak enggak pernah titip-titip apa-apa ke saya, enggak pernah, saya datang," ujar Prabowo dalam pidatonya.

Selain itu, Prabowo juga membantah bahwa Jokowi melakukan hal yang sama saat dirinya bertemu dengan mantan Wali Kota Solo itu. Prabowo menjelaskan bahwa tujuannya mendekati SBY dan Jokowi adalah untuk belajar dari pengalaman mereka dalam memimpin negara.

"Pak SBY mimpin 10 tahun, Pak Jokowi mimpin 10 tahun, 20 tahun pengalaman. Hanya orang yang bodoh yang tidak mau belajar dari 20 tahun pengalaman," kata Prabowo menekankan pentingnya pembelajaran dari pengalaman pemimpin sebelumnya.

Melalui pernyataannya ini, Prabowo ingin menunjukkan komitmennya untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas kepemimpinannya dengan mengambil pelajaran dari sosok-sosok yang telah berpengalaman sebelumnya.

library_books Antara Sulut