Impor cannabis untuk tujuan medis dan ilmiah di Jerman mencatatkan peningkatan yang sangat signifikan pada tahun 2024. Menurut laporan dari Badan Federal untuk Obat dan Alat Kesehatan (BfArM), jumlah impor meningkat dari 8,1 ton pada kuartal pertama tahun 2024 menjadi 31,7 ton pada kuartal keempat. Ini menunjukkan bahwa jumlah impor hampir empat kali lipat dalam waktu satu tahun.
Pada tahun 2024, total lebih dari 72 ton bunga cannabis kering diimpor untuk tujuan medis dan ilmiah. Sebagai perbandingan, selama periode yang sama, produksi dalam negeri di Jerman hanya mencapai sekitar 2,6 ton. BfArM menjelaskan bahwa jumlah tahunan ini ditetapkan beberapa tahun lalu melalui suatu proses pengadaan yang berlangsung selama empat tahun.
Meskipun peningkatan jumlah impor ini cukup mencolok, BfArM tidak memberikan penjelasan mengenai penyebab utama dari lonjakan tersebut. Sejak bulan April tahun lalu, konsumsi cannabis non-medis bagi orang dewasa di Jerman telah dilegalkan dengan berbagai pembatasan. Diizinkan untuk menanam hingga tiga tanaman cannabis di rumah pribadi dan menyimpan hingga 50 gram cannabis. Selain itu, kelompok "budidaya non-komersial" yang memiliki lisensi juga diperbolehkan untuk menanam cannabis secara bersama-sama.
Markus Beier, Ketua Asosiasi Dokter Umum Jerman, menyoroti bahwa lonjakan impor ini kemungkinan besar tidak berasal dari resep dokter yang berlaku di asuransi kesehatan, tetapi lebih banyak dari penyedia layanan online. "Dengan peningkatan besar dalam jumlah impor, dapat diasumsikan bahwa sebagian besar tidak diresepkan oleh dokter untuk tujuan medis dalam kerangka asuransi kesehatan, melainkan melalui penyedia online yang terkadang secara agresif mempromosikan penulisan resep cannabis medis sebagai layanan dokter swasta," ujarnya kepada Deutsche Presse-Agentur.
Kenaikan ini menunjukkan perubahan besar dalam cara masyarakat Jerman mengakses cannabis untuk tujuan medis, dan tantangan baru bagi sistem kesehatan yang harus dihadapi pemerintah dan penyedia kesehatan.
cannabis Jerman impor medis 2024