Jakarta, 6 Maret 2025 - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Adisatrya Suryo Sulisto, mendorong pembentukan Panitia Kerja (Panja) khusus untuk menangani kasus dugaan korupsi yang melibatkan PT Pertamina. Hal ini diungkapkan dalam sebuah pernyataan resmi yang disampaikan kepada media baru-baru ini.
Dalam pernyataannya, Adisatrya menjelaskan bahwa terdapat banyak permintaan dari anggota Komisi VI untuk mendukung pembentukan Panja ini. "Kami akan membahas lebih lanjut mengenai keberadaan Panja ini di dalam rapat Komisi VI dan keputusan akan segera diambil," ujarnya.
Selain itu, Adisatrya Suryo Sulisto juga menyoroti langkah proaktif yang telah diambil oleh Komisi VI DPR RI. Beberapa waktu lalu, mereka melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SPBU Palmerah. Tujuannya adalah untuk mengecek kualitas bahan bakar minyak (BBM) yang dijual kepada masyarakat dan mendengarkan aspirasi konsumen, terutama terkait dengan isu pertalite (RON 90) yang diduga dioplos menjadi pertamax (RON 92).
Isu ini muncul seiring dengan adanya temuan kasus dugaan korupsi yang melibatkan PT Pertamina Patra Niaga, yang menjadi perhatian banyak pihak. Komisi VI DPR RI berkomitmen untuk mengawasi dan memastikan bahwa kualitas BBM yang disuplai kepada masyarakat memenuhi standar yang ditetapkan dan tidak terlibat dalam praktik korupsi.
Dengan pembentukan Panja ini, diharapkan dapat memberikan kejelasan dan solusi atas masalah yang ada, serta menegakkan transparansi dalam pengelolaan sumber daya energi di Indonesia. Masyarakat pun berharap agar kasus ini segera terungkap dan pelaku korupsi dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.
Komisi VI DPR RI, yang membawahi sektor perdagangan, industri, dan energi, terus berupaya untuk menjalankan tugas dan fungsinya demi kepentingan rakyat. Pembentukan Panja adalah salah satu langkah konkret dalam upaya mengatasi masalah yang ada di sektor ini.
Untuk itu, semua pihak diharapkan dapat mendukung langkah-langkah yang diambil oleh DPR RI dalam memberantas korupsi dan memastikan keadilan bagi seluruh masyarakat.
DPR RI Panja korupsi Pertamina Adisatrya Suryo Sulisto