Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Duterte Tidak Hadir di Sidang Pengadilan Internasional

Duterte Tidak Hadir di Sidang Pengadilan Internasional

Mantan Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, tidak hadir di sidang pengadilan pertamanya di Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) yang berlangsung di Den Haag pada hari Jumat. Sidang ini merupakan bagian dari proses hukum terkait tuduhan pembunuhan yang berkaitan dengan kebijakan "perang melawan narkoba" yang dilaksanakan selama masa kepemimpinannya.

Duterte, yang kini berusia 79 tahun, tidak bisa hadir secara langsung di pengadilan karena merasa lelah setelah melakukan perjalanan jauh dari Filipina ke Belanda. Hakim ketua, Iulia Motoc, menyatakan bahwa Duterte diizinkan untuk mengikuti sidang melalui sambungan video. "Dia telah melakukan perjalanan panjang dengan perbedaan waktu yang cukup signifikan," kata Motoc di hadapan pengadilan.

Dalam sesi tersebut, Duterte muncul mengenakan jas berwarna biru dan dasi, terlihat lemah namun tetap mengkonfirmasi identitas dan usianya. Pengadilan ini merupakan bagian dari upaya internasional untuk menindak pelanggaran hak asasi manusia, termasuk tindakan keras terhadap pengguna narkoba yang banyak dipertanyakan selama masa kepemimpinan Duterte.

Kasus ini menarik perhatian banyak orang, baik di Filipina maupun di seluruh dunia. Banyak pihak yang berharap agar keadilan dapat ditegakkan melalui proses hukum ini. Sidang berikutnya diharapkan dapat memberikan lebih banyak informasi mengenai tuduhan yang dihadapi oleh mantan presiden ini.

Masyarakat kini menantikan perkembangan lebih lanjut dari kasus ini dan dampaknya terhadap kebijakan hukum di Filipina dan dunia internasional.

Sumber: Reuters

library_books Scmpnews