Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Pria Australia Jadi Orang Pertama Tinggalkan Rumah Sakit dengan Jantung Buatan

Seorang pria Australia berusia 40-an tahun telah mencatat sejarah medis sebagai orang pertama di dunia yang keluar dari rumah sakit dengan menggunakan jantung buatan total. Dia berhasil bertahan selama 100 hari sebelum menerima transplantasi jantung dari donor pada awal Maret 2025.

Perangkat inovatif bernama BiVACOR, yang terbuat dari titanium, memiliki satu bagian yang bergerak yaitu rotor yang ditangguhkan secara magnetis dan berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Prosedur pemasangan jantung buatan ini dilakukan di RS St Vincent di Sydney selama enam jam pada November 2024.

Berbeda dengan penerima jantung buatan sebelumnya yang harus tetap dirawat di rumah sakit, pasien ini dapat keluar dari rumah sakit pada bulan Februari, meskipun ia masih menggunakan perangkat tersebut. Jantung buatan ini terhubung dengan pengontrol eksternal yang menggunakan baterai pada siang hari dan sumber listrik pada malam hari.

Pencapaian ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan dengan uji coba sebelumnya di AS, di mana lima pasien menerima perangkat yang sama namun tetap dirawat di rumah sakit dan menunggu maksimal hanya 27 hari untuk jantung donor.

BiVACOR ditemukan oleh insinyur biomedis Australia, Dr. Daniel Timms, setelah ayahnya meninggal karena penyakit jantung. Dengan desain yang disederhanakan, perangkat ini menghilangkan katup dan menggunakan teknologi levitasi magnetik, yang berpotensi menawarkan daya tahan lebih besar dibandingkan jantung mekanis sebelumnya yang sering mengalami masalah keausan.

Saat ini, BiVACOR berfungsi sebagai jembatan menuju transplantasi. Para ahli percaya bahwa teknologi ini dapat menjadi solusi permanen bagi jutaan orang yang menderita gagal jantung di seluruh dunia dan memiliki akses terbatas ke organ donor. Profesor Chris Hayward dari RS St Vincent memprediksi, "Dalam dekade berikutnya, kita akan melihat jantung buatan menjadi alternatif bagi pasien yang tidak bisa menunggu jantung donor."

library_books Tech