Breaking News
    Tidak Ada Level Aman Minum Alkohol untuk Jaga Kesehatan Otak     Labour Partai Akan Suarakan Deklarasi Genosida Israel di Gaza     Ubah Pola Pikir, Ubah Nasib: Kunci Menuju Kehidupan Lebih Baik     Mensesneg Prasetyo Cari Solusi Setelah Kartu Identitas Wartawan Dicabut    

Ribuan Orang Demo di Belgrad Melawan Korupsi

Ribuan orang berkumpul di pusat kota Belgrad, Serbia, pada hari ini untuk mengikuti demonstrasi besar menentang korupsi dan pemerintah yang dipimpin oleh Presiden Aleksandar Vucic. Acara ini menarik perhatian banyak orang, dengan peserta yang datang dari berbagai kota di seluruh Serbia. Sejak beberapa jam sebelum demonstrasi dimulai, ribuan orang sudah memadati jalan-jalan, bahkan beberapa di antaranya telah berjalan kaki atau bersepeda menuju ibu kota selama beberapa hari.

Pengamat menyebutkan bahwa demonstrasi kali ini berpotensi menjadi yang terbesar dalam sejarah Serbia. Sebelum acara dimulai, Presiden Vucic telah mengeluarkan peringatan tentang kemungkinan kerusuhan, serta ancaman penangkapan dan hukuman berat bagi para peserta. Meskipun demikian, semangat demonstran tetap tinggi, dan mereka menuntut perubahan yang lebih baik.

Di sisi lain, beberapa pendukung pemerintah juga hadir di lokasi demonstrasi. Mereka terdiri dari kelompok ultranasionalis, anggota kelompok militan, dan diduga para hooligan yang telah membangun barikade di dekat gedung parlemen. Keberadaan mereka menambah ketegangan di kawasan tersebut.

Demonstrasi ini diperkirakan akan berlangsung hingga malam hari. Uni Eropa dan PBB sebelumnya telah mendesak pemerintah Serbia untuk menghormati hak berdemonstrasi dan menghindari tindakan kekerasan. Sementara itu, organisasi mahasiswa mengajak peserta untuk melakukan demonstrasi secara tenang dan bertanggung jawab melalui platform media sosial.

Presiden Vucic sendiri menolak untuk mengundurkan diri dari jabatannya. Ia menyatakan, "Saya hanya akan mundur jika mereka membunuh saya," dan menyebutkan bahwa protes ini merupakan rencana dari pihak barat untuk menjatuhkannya dari kekuasaan dan merusak Serbia.

Demonstrasi ini menunjukkan ketidakpuasan yang mendalam di kalangan masyarakat terhadap pemerintah saat ini, terutama terkait isu korupsi yang dianggap merusak kehidupan rakyat Serbia. Dengan semakin banyaknya orang yang terlibat, situasi di Belgrad terus dipantau oleh pihak berwenang dan masyarakat internasional.

library_books Tagesschau